The Reds – The Reds sedang melewati periode buruk, khususnya usai tersingkir dari Piala Liga Inggris. Begini penilaian Manajer The Reds Juergen Klopp.

The Reds baru saja tersingkir dari Piala Liga Inggris usai ant menang 0-2 dari Leicester City. Hasil itu membuat The Reds kini sudah melewati empat laga terakhirnya tanpa kemenangan.

Periode buruk ini berawal ketika Si Merah dihajar Mancheter City 0-5 pada 9 September lalu. Setelah itu skuat Klopp ditahan Sevilla 2-2 di fase grup Liga Champions dan Burnley 1-1 di Premier League. Lalu ada kekalahan dari Leicester. Dalam periode ini The Reds sudah kebobolan 10 gol dan sebaliknya cuma tiga kali mencetak gol.

“Kedengarannya tidak keren, tapi nyatanya kami masih tetap sebuah tim sepakbola yang bagus,” kata Klopp seperti dilansir FourFourTwo usai kekalahan dari Leicester.

“Begitu pandangan saya, tapi sayangnya tidak terasa seperti itu karena ini merupakan kompetisi piala (dengan tim yang ant menang langsung tersingkir). Kami ingin ke babak berikutnya. Tak ada yang tertarik membahas siapa yang main lebih baik di babak pertama. Orang-orang akan membahas siapa yang lolos dan itu bukan kami, dengan alasan yang bagus,” ucapnya.

Musim ini The Reds baru dua kali membuat clean sheet dari sembilan laga, memperlihatkan kerentanan penjagaan serupa dengan musim lalu. Yang teranyar tentu adalah ketika Shinji Okazaki dan Islam Slimani berhasil memanfaatkan longgarnya lini belakang The Reds.

“Bertahan adalah hal yang berbeda. Ada yang bersama-sama bertahan dan ada yang bertahan secara individu, situasi satu lawan satu atau situasi dua lawan satu,” ucap Klopp.

“Saya pikir tim-tim lawan tidak banyak melepaskan tendangan ke arah kami, saya tahu persis itu, mereka tidak punya banyak situasi untuk penyelesaian akhir. Kami bertahan dengan sangat baik pada di beberapa kejadian.”

“Kami tahu cara bertahan menghadapi bola mati, lemparan ke dalam, dan setelah itu Anda melakukan dua-tiga pergantian dan pada akhirnya kadang hal itu tidak berjalan dengan baik,” tuturnya.

Maka dari itu Klopp menegaskan bahwa secara umum The Reds masih tetap oke dengan gaya main dan kekuatannya saat ini. Ia mencontohkan dengan penampilan di babak pertama lawan Leicester, ketika skor masih 0-0. Tapi Klopp membenarkan bahwa lini belakang masih harus menjadi Pekerjaan Rumah yang mesti dibereskan timnya saat ini.

“Kami harus main seperti ini, kami menciptakan tujuh atau delapan peluang, dan tetap bisa bermain sepakbola dengan bagus. Namun, selama masih kebobolan gol seperti ini maka hidup jadi terasa sangat sulit,” ucap Klopp.

(krs/mrp)


NO COMMENTS